Apa Itu Multitasking Serta Efek Yang Ditimbulkannya?

Berita Tips dan Trik Gadget

Berita spesifikasi review gadget

Apa Itu Multitasking Serta Efek Yang Ditimbulkannya?

Written by: -

Apa Itu Multitasking Serta Efek Yang Ditimbulkannya? - Dalam dunia gadget kita sering sekali mendengar berbagai istilah-istilah yang biasanya akan membingungkan pengguna atau masyarakat awam. Di blog ini pun mimin sering menyebutkan beberapa istilah tersebut, dan salah satu yang sering mimin sebut adalah istilah multi tasking (multitasking). Sayangnya beberapa orang termasuk teman mimin masih ada yang belum paham mengenai istilah ini, sehingga mimin memutuskan untuk membahas sedikit tentang multitasking agar mimin tidak perlu lagi menjelaskannya panjang lebar kepada mereka. Namun disini mimin akan menggunakan "bahasa orang awam" sebagai gambaran sederhana agar lebih mudah dimengerti.

Multitasking adalah sebuah metode yang biasanya digunakan oleh gadget (PC, laptop, tablet smartphone dan lainnya) untuk menjalankan "tugas ganda". Bagaimana maksudnya? Misalnya pada sebuah komputer, kita melakukan sebuah "tugas" dengan membuka aplikasi "A", lalu di saat yang sama kita juga ingin menjalankan tugas lain yang harus dilakukan dengan aplikasi "B" namun kamu tidak ingin menutup aplikasi "A". Jadi istilah ini mengacu pada bagaimana sebuah gadget melakukan dua hal atau lebih secara bersamaan dan dalam satu waktu. Masih belum mengerti? Oke, kita mulai membuat sebuah perumpamaan.

Kita (manusia) di analogikan sebagai laptop. Lalu kita ingin menulis menggunakan tangan kanan, di saat yang bersamaan kita juga ingin menggambar dengan tangan kiri. Nah dengan demikian kita melakukan dua (lebih dari satu) tugas secara bersamaan, seperti itulah kira-kira gambaran multitasking.

Pada laptop atau PC, biasanya kita dapat melakukan "real multitasking" yang artinya kita dapat benar-benar bisa membuka dua tugas atau lebih secara bersamaan yang munculnya dalam satu layar (tanpa me-minimize aplikasi). Sedangkan pada smartphone yang sebagian besar beredar di pasaran, multitasking juga bisa dilakukan namun dengan syarat aplikasi lainnya harus di minimize (disembunyikan dari tampilan layar), sehingga yang muncul pada layar hanya satu aplikasi saja. Tidak heran, karena mengingat layar pada smartphone tidak cukup besar dan nyaman untuk memunculkan dua aplikasi sekaligus dalam satu layar.

Meski demikian kita akan menemui beberapa smartphone kelas atas sudah bisa melakukan real multitasking yang mirip seperti yang bisa dilakukan oleh PC atau laptop. Namun tetap saja pada smartphone tidak disarankan untuk melakukan multitasking jika tidak benar-benar dibutuhkan, apalagi bagi perangkat yang memiliki kapasitas RAM yang kecil karena hal itu dapat berdampak negatif pada smartphone itu sendiri.

BACA JUGA : Keuntungan dan fungsi RAM yang besar pada smartphone

Efek negatif multitasking pada smartphone

Dampak yang mungkin bisa terjadi jika kita terlalu sering melakukan multitasking khususnya pada smartphone adalah sebagai berikut :

Menyebabkan baterai smartphone cepat habis terkuras

Seperti yang sudah mimin sebutkan diatas, multi tasking adalah dimana kita melakukan dua tugas secara bersamaan. Melakukan satu tugas saja sudah bisa membuat baterai cepat terkuras, apalagi lebih? Hal itu karena CPU sebagai otak gadget yang memungkinkan smartphone kita untuk menjalankan dua tugas itu akan membutuhkan tenaga ekstra agar dapat menjalankan "tugas berat" itu dengan baik, dimana pemasok tenaga pada gadget termasuk smartphone adalah baterai. Itu artinya baterai juga harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk memasok energi untuk CPU, sehingga daya yang tersimpan pada baterai akan lebih cepat terkuras.

BACA JUGA : Tips menghemat baterai smartphone Android.

Salah satu penyebab smartphone cepat panas

Pernah mengalami atau merasakan panas berlebihan pada smartphone yang kamu punya? Bisa jadi penyebabnya adalah karena kamu melakukan multitasking pada smartphonemu. Hal itu karena CPU, baterai dan berbagai komponen lain harus bekerja keras untuk dapat melakukan tugas ganda. Dan saat bekerja keras tersebut pastinya akan dihasilkan panas yang berlebihan, seperti saat kita berolahraga secara terus menerus, pasti tubuh kita akan terasa panas. Apalagi jika perangkat yang kamu gunakan untuk bermultitasking memiliki kapasitas RAM yang terbatas, maka proses multitasking akans sangat membebani prosesor (CPU) pada perangkat.

Terkadang pengguna awam tidak tau bahwa mereka secara tidak sengaja telah menggunakan fitur multitasking pada smartphone miliknya karena tidak tau cara menutup aplikasi dengan benar. Selalu gunakan menu "exit" tiap kali akan menutup aplikasi atau menyentuh tombol back berulang kali, khususnya bagi pengguna smartphone dengan sistem operasi Android. Jangan gunakan tombol "home" yang biasanya ada di tengah, karena pada perangkat Android tombol tersebut berguna untuk me-minimize (menyembunyikan apps dari tampilan layar, bukan menutup) aplikasi yang fungsinya adalah agar kita dapat memanfaatkan fitur multitasking.

BACA JUGA : Mengapa smartphone cepat panas?

Penyebab smartphone menjadi lemot

Untuk perangkat ponsel pintar yang memiliki spesifikasi tinggi, mungkin menggunakan fitur ini tidak akan mengalami masalah yang berarti. Tapi bagaimana jika yang digunakan untuk ber-multitasking-ria adalah smartphone yang memiliki spesifikasi pas-pasan? Pastinya akan terlalu membebani CPU dan RAM sehingga performanya terasa berat. Sama saja seperti kita menyuruh anak TK untuk mengerjakan tugas anak SD.

RAM yang tidak cukup besar tidak akan mampu menampung (membuka) beberapa aplikasi sekaligus. Dan jika RAM sudah penuh oleh aplikasi yang berjalan, maka proses membaca data akan sepenuhnya dibebankan pada prosesor sehingga kinerja perangkat akan terasa lambat. Hal ini sudah mimin jelaskan pada posting fungsi dan manfaat RAM berkapasitas besar yang link nya sudah mimin berikan diatas.

BACA JUGA : Mengapa Android mulai lemot?

Meski memiliki beberapa efek negatif, namun bukan berarti kita tidak boleh memanfaatkan fitur multitasking pada perangkat kita karena memang fitur itu disediakan untuk memudahkan aktivitas kita ketika menggunakan smartphone ataupun tablet. Yang harus diperhatikan adalah kapasitas RAM serta kemampuan prosesor dari perangkatmu agar kamu tidak terlalu membebaninya. Nah mungkin itu saja yang bisa mimin bagikan kepada pemirsa pembaca sekalian tentang multitasking. Jika ada pendapat lain yang ingin disampaikan, silahkan tinggalkan komentar. Untuk informasi lebih lengkap dan lebih relevan tentang multitasking, silahkan kunjungi Wikipedia. Semoga bermanfaat :D